Tips Beli Mobil Bekas (II)
June 19, 2008

Beberapa hal yang harus diperhatikan apabila anda akan membeli mobil bekas :
Perhatikan mesin kendaraan yang akan dibeli
Seringkali kita hanya melihat dari sudut luarnya saja, tanpa melihat dalamnya. Dan mintalah si penjual untuk mengadakan test drive, hal ini
penting karena apakah anda tahu bagaimana karakter si pengemudi itu, setelah itu mintalah dia membuka kap mesin dan suruh membuka tutup pengisian oli. Apakah setelah mesin dijalankan keluar asap dari lubang pengisian oli tersebut. Jika ya, maka jangan beli obil tersebut, dikarenakan mobil tersebut pasti mengalami kerusakan yang serius! dan untuk memperbaikinya dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Bodi kendaraan
Seringkali kita hanya tertipu dengan melihat luarnya saja, “wah, bagus nih mobil, kita ambil saja” nah ini jangan sampai, untuk melihat keadaan luar mobil (cat) dapat digunakan magnet, untuk melihat kondisinya, apakah terdapat bekas dempulan, atau bekas tabrakan. Juga jangan segan-segan untuk melihat kebawah/ kolong mobil, ini untuk memeriksa apakah chasisnya masih dalam keadaan baik/ terdapat sambungan. Yang seringkali kita jumpai sekarang, banyak mobil yang chasisnya disambung/las.
Lihatlah dalam keadaan terang
Ada baiknya melihat disiang hari dengan begitu akan terlihat hal-hal kecil yang sekiranya tidak terlihat, misal bekas dempul, karat, bekas gores, dsb.
Perhatikan kembali harga
Kompetitif/ tidak. Jangan membeli kendaraan bekas dengan terburu-buru/segera, ini akan berakibat kepada pengenalan akan kendaraan kurang selidiki kembali rincian kendaraan yang akan anda beli,spesifikasinya (berapa kapasitasnya, tenaganya,dsb). Seringkali kita menjumpai mobil yang menarik, tetapi tenaganya kecil.
Spareparts
Pastikan, apakah kendaraan bekas yang anda beli tersebut, masih layak dan ada sparepartsnya? ATPM biasanya menyediakan spareparts maksimum sampai kendaraan tersebut berumur 6 tahun, bergantung dari kebikjasanaan ATPM masing-masing.
Perhatikan daya jual kembali
Kendaraan bekas yang dibeli harus mempunyai “after sales service” yang terjamin. Apabila tidak, ini akan berakibat biaya perbaikan yang mahal di kemudian hari.
Perhatikan odometernya
Sudah berapa kilometer-kah berjalan, tetapi jangan percaya begitu saja, karena odometer dapat diset ulang, nah ini yang seringkali kita tertipu, biasanya untuk melihat hal itu tidakterlalu susah, anda dapat melihat tahun kendaraan, dan dapat diperkirakan kalau kendaran ini sudah lari berapa Km, dan juga, kendaraan ini dulunya berfungsi sebagai apa, mobil angkut barang, antar jemput,dsb. Dari situ anda dapat menyimpulkan kondisi kendaran tersebut.
Tidak semua kendaraan yang anda beli dibayar tunai
Nah, andai anda akan melakukan proses kredit (dealer), jangan lupa melihat tingkat angsuran yang harus disesuaikan dengan keadaan, tidak adanya kepastian dalam memberikan informasi yang jelas, berapa lama peroses kredit, dsb.
Related articles :
Ratings :




Posted in 
I trust Lord
Jesus Christ bless all my IT activities, and services to
Him.
:: Sitemap ::
content rss
August 8th, 2010 at 8:58 pm
Lebih baik coba dulu 1 minggu, baru dibayar lunas, biar gk salah beli.
[Reply]
February 16th, 2010 at 11:08 am
wah menarik sekali…
suamiku punya rencana wirausaha jual beli mobil nih… so tips anda sangat penting banget…
thanks
[Reply]
August 8th, 2009 at 1:00 am
for your info
[Reply]
March 20th, 2009 at 8:43 pm
It’s very useful for me, thanks very much for your info. I’d like to buy a car(not a brand new/2nd hand)
[Reply]
January 22nd, 2009 at 7:00 pm
thanks yaa atas informasinya , kebetulan aku lagi belajar jual beli mobil second nich agar dapur tetap mengepul nich …. jadi info dari kamu berguna banget .
http://www.mr-valas.blogspot.com
[Reply]
June 19th, 2008 at 1:00 pm
Mobil saya: Grand Livina

[Reply]
June 19th, 2008 at 11:47 am
Menurut saya, beli mobil bekas harus pinter-pinter…

Harus mengerti kondisi mobilnya, dan cara utak-atik-nya…
Bila mobil baru, kita gak usah pusing-pusing mikirin utak-atiknya…
Tapi mobil bekas harus teliti, minimal temen kita yang ngerti mesin membantu kita bila kita tidak mengerti…
[Reply]